Apakah Kamu Burn Out? Kenali Definisi dan Ciri-ciri utamanya

Berdasarkan data poling yang diadakan oleh CNN Indonesia, 77,3% dari pekerja di Indonesia menyatakan pernah mengalami burn out. Selain itu, salah satu dokter speisialis kejiwaan dari Siloam Hospital Bali menyatakan bahwa: “Apabila tidak ditangani, burn out berdampak fata karena dapat menjadi pencetus depresi dan gangguan kesehatan fisik maupun mental.”

Lantas apakah sebetulnya fenomena burn out ini? Seberapa besarkah bahaya burn out sampai seorang dokter spesialis kejiwaan berani memberikan pernyataan seperti itu? Dan apa ciri-ciri burn out yang harus kamu waspadai?

Apa itu burn out?

Kata “burnout” pertama kali dipakai dalam sebuah buku karya Herbert Freudenberger yang berjudul, Burnout: The High Cost of High Achievement. Dalam buku tersebut, Herbert mendefinisikan burnout sebagai ‘punahnya motivasi dan keinginan, khususnya saat pengabdian seseorang terhadap suatu tujuan tidak membuahakan hasil yang diharapkan.’

Tetapi di zaman sekarang, kata burnout lebih banyak dipakai untuk mendefinisikan kondisi seseorang yang mengalami tekanan secara terus menerus sehingga membuat dirinya kehilangan motivasi, tenaga, dan arah hidup.

Selain itu, dari jurnal WHO, burn out disebut sebagai sebuah sindrom yang diakibatkan oleh stress kronis yang tidak berhasil dikelola dengan baik. Burn out secara umum merupakan fenomena yang terjadi akibat stress yang disebabkan oleh pekerjaan, dan bukan konteks lain seperti keluarga ataupun percintaan.

Bahaya burn out

Burn out, pada tingkat rendah, hanya akan menyebabkan seseorang menjadi cepat lelah dan kehilangan motivasi. Tetapi, jika tidak cepat diatasi, burn out sebetulnya cukup berbahaya karena dapat menyebabkan hal-hal berikut:

  • Depresi
  • Mudah sakit
  • Turunnya imunitas
  • Emosi yang tidak stabil
  • Peningkatan tekanan darah
  • Insomnia
  • Peningkatan risiko diabetes dan sakit jantung

Dan masih banyak lagi dampak negatif terhadap fisik dan mental pada seseorang yang mengalami burn out.

Ciri-ciri burn out paling umum

Penting untuk mengetahui ciri-ciri ataupun gejala orang yang sedang dan akan burn out, karena jika kamu sudah tahu, ciri-ciri burn out dapat terlihat dengan cukup jelas. Berikut adalah ciri-ciri yang paling umum ditemui pada seseorang yang sedang menuju atau sudah mulai burn out:

1.      Kehilangan motivasi

Orang yang sudah burn out tidak akan memiliki motivasi melakukan apapun, bahkan untuk bangun dari tempat tidur saja terkadang sulit. Hal ini dikarenakan pada saat burn out, orang sudah tidak dapat berpikir dengan baik dan kestabilan emosi pun terganggu sehingga tidak dapat lagi menemukan alasan untuk terus berjuang.

2.      Mudah lelah

Karena pada dasarnya orang yang burn out energinya habis termakan oleh stress yang menumpuk di dalam dirinya, Ia tidak lagi memiliki energi untuk melakukan hal lain. Itulah yang menyebabkan dirinya menjadi mudah lelah.

3.      Selalu merasa tidak puas dengan apapun yang dikerjakan

Dirinya akan merasa kalau yang dikerjakan tidak maksimal. Ia menyadari hal itu, tetapi biasanya karena tidak menyadari dirinya sedang burn out, Ia akan terus merasa tidak puas dengan hasil pekerjaannya.

4.      Sering mengalami pusing tanpa alasan yang jelas

Tekanan yang terus menumpuk ini juga akan mulai menunjukkan gejala fisik seperti pusing yang datang terus menerus.

5.      Sulit untuk tidur karena memikirkan pekerjaan

Tentu saja, karena ada saja hal yang Ia pikirkan dan menjadi tekanan di dalam pikirannya, hal terseubut membuatnya sulit tidur

6.      Cenderung menghindari orang lain

Orang yang burn out secara tidak sadar akan berusaha menghindari orang lain.

7.      Prokrastinasi, mencoba menunda segala hal sampai batas waktu

Tentu saja karena tidak adanya motivasi dan merasa bahwa dirinya tidak mampu, Ia akan mulai menunda pekerjaannya. Ia akan menyelesaikan pekerjaannya jika dan hanya jika betul-betul harus diselesaikan. Itupun dengan standar minimal yang Ia dapat berikan.

Baca: [prokrastinasi]()

8.      Bolos kerja, bahkan berbohong dan akan memakai alasan apapun untuk tidak masuk kerja

Lama-kelamaan orang yang mengalami burn out akan menghindar dari pekerjaannya dan juga orang lain.

9.      Menjadi mudah marah dan frustrasi

Tekanan yang Ia alami juga membuat dirinya kehilangan kendali atas emosinya dan Ia akan bertindak sesuai emosi yang Ia rasakan, dimana sebagian besar adalah frustasi dan amarah. Kedua emosi yang merupakan hasil dari tekanan yang menumpuk di dalam pikirannya.

10.  Selalu merasa sendirian dan kesepian

Sebetulnya orang yang burn out cenderung menarik diri dari orang lain secara tidak sadar, karena ketidaksadaran itulah, saat sendiri, justru Ia merasa tidak ada yang memperhatikannya dan Ia menjadi semakin kesepian dan tertekan.

Jika kamu sudah mulai merasakan ciri-ciri burn out di atas, atau kamu mengamati ada kolega atau temanmu yang menunjukkan ciri-ciri di atas, jangan segan untuk mencoba berbicara padanya dan mendengarkan keluh kesahnya. Mungkin awalnya Ia tidak mau, tapi yakinkanlah dirinya bahwa dirimu tidak bermaksud buruk dan hanya mengkhawatirkan kesehatannya.

Atau jika perlu kamu bisa mereferensikannya ke psikolog agar Ia mendapatkan perawatan yang lebih profesional.

Cara mengatasi burn out

Ada banyak cara untuk mengatasi burn out, mulai dari merubah polah hidup, merubah pola makan, meditasi, berlatih mindfulness.

Burn out harus diatasi tidak hanya dari faktor eksternalnya seperti merubah pola kerja dan beban pekerjaan, tetapi yang terpenting adalah mengobati dan merubah perspektif yang ada di dalam diri penderitanya.

Baca: [Cara mengatasi burn out]()

Jangan-jangan kamu bukan burn out?

Biasanya pola yang terjadi adalah seseorang mengalami stress dan tidak mengelolanya dengan baik. Lama-kelamaan stress akan pekerjaan ini menumpuk dan berujung pada burnout. Saat tidak diatasi dengan baik dan ditekan terus-menerus, maka dapat berujung pada depresi.

Stress, burn out, dan depresi semuanya memiliki perbedaan yang dapat dilihat dari gejalanya. Karena itu, jika kamu atau kolegamu sudah menunjukkan ciri-ciri di atas, tetapi tidak dapat mengerti dengan baik apa yang dirasakan, pastikan kamu menghubungi jasa profesional seperti psikolog untuk memastikan kondisimu yang sebenarnya. Jangan sampai kamu mencoba mengatasinya sendiri dan malah berujung pada kondisi yang semakin memburuk

Selain itu, sayangnya, walaupun burnout memang fenomena yang nyata, jangan pernah samakan kemalasanmu dengan burnout ya.

Kesimpulan

Burn out, sebuah fenomena yang melanda banyak orang akibat kurangnya kesadaran diri akan kondisi mental sendiri. Karena itu, sangat penting bagimu untuk dapat lebih mengerti kondisi diri sendiri, mengerti tekanan apa yang sedang kamu alami, dan bagaimana kamu selama ini mengatasinya. Apakah kamu memendamnya, atau kamu dapat meregulasinya dengan baik.

Karena jika terlambat, maka depresi sudah menantimu di depan mata.

Leave a Comment